Ir. Bangun Warsito, STUDENT-CENTERED LEARNING Bersifat Kooperatif, Kolaboratif, dan Sportif



 Yogyakarta, KLORIDA – Sabtu (8/9) “Konsep pembelajaran yang baik adalah memandang pembelajaran sebagai kegiatan pemaknaan dunia nyata secara menyeluruh dengan cara menginterprestasikan kembali pengetahuan yang telah diperolehnya” tegas Ir. Bangun Warsito, Ketua Jurusan Teknokimia Nuklir dalam acara “Student-Centered Learning”.

Acara yang dihadiri oleh lebih dari 60 peserta dari Prodi Teknokimia Nuklir dan diisi langsung oleh ketua jurusan Teknokimia Nuklir, Ir. Bangun Warsito ini, lebih menitik-beratkan pada bagaimana cara belajaran yang efektif bagi mahasiswa Teknokimia Nuklir dalam mengikuti proses kuliah. Ada empat poin yang menjadi syarat pembelajaran efektif yang harus dilakukan, yakni mahasiswa bertanggung jawab atas aktivitas belajarnya, mahasiswa bersifat kooperatif, kolaboratif, dan sportif, mahasiswa mempertanggung jawabkan perolehan pembelajarannya, dan proses belajar dikelas harus bersuasana “Student-Centered”.

“Sumber belajar hanya dari dosen merupakan salah satu makna kuliah menyimpang” tambahnya. “Akibatnya, jika makna kuliah menyimpang dipandang seperti itu, maka temu kelas merupakan satu-satunya sumber pengetahuan. Selain itu, akan berakibat pada konsep bahwa dosen merupakan dewa pengetahuan, dan mahasiswa menjadi sarjana diktat saja”. Kesalahan pembelajaran seperti ini merupakan tragedi pendidikan nasional yang perlu diubah oleh individu-individu mahasiswa itu sendiri.
Diakhir acara, beliau menambahkan bahwa apabila pembelajaran efekif sudah bisa dilakukan, maka akan memberikan manfaat yakni mahasiswa mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, mahasiswa mampu mengenali gaya belajarnya yang paling efektif, dan mahasiswa memiliki keterampilan sebagai life-long learner. KLORIDA.

Kabar Populer

Mengapa Suara Manusia Berbeda-beda?

HUKUM GOSIP, GHIBAH, FITNAH, INFOTAINMENT

KOTA TERBERSIH SEDUNIA