"Karena Berbagi Adalah Bingkai Kehidupan” (Bagian 2)

“Anda akan tersenyum bahagia saat ada orang membantu saat anda kesusahan. Dan anda akan tersenyum lebih lebar jika anda telah membantu seseorang keluar dari sebuah masalah. Tolong menolong akan menjadikan kita semua lebih baik.”


Pemas HIMA TKN 2016 - Hari raya Idul Adha sangat identik dengan penyembelihan hewan kurban. HIMA TKN STTN-BATAN ikut berpartisipasi dalam acara penyembelihan hewan kurban bersama warga Dukuh Salak Malang melalui salah satu rangkaian acara Pengabdian Masyarakat TKN 2016. Panitia Pengabdian Masyarakat mengambil momen lebaran Idul Adha ini untuk saling berbagi dan menjalin silahturahmi dengan warga setempat. Partisipasi yang dilakukan dengan membantu menyalurkan seekor kambing dari Kepala Jurusan Teknokimia Nuklir (Sugili Putra, S.T, M.Sc) sebagi hewan kurban kepada masyarakat Dukuh Salak Malang, Kulon Progo.

Konsep dari program Pengabdian Masyarakat TKN 2016 ini adalah pengabdian yang mempunyai jangka waktu, yaitu dari pemberian bibit, pemantauan, hingga proses panen.

Setelah pembagian bibit, panitia tetap menjalin silahturahmi dengan warga desa serta memantau secara berkala perkembangan desa, khususnya untuk bagian pertanian.

Memasuki bulan September warga-warga mulai menyemai dan menanam bibit padi Inpari Sidenuk yang diterima dari panitia Pemas TKN 2016 bulan Juli kemarin. Panitia dengan berkoodinasi dengan Bapak Tukir (selaku Kepala Dukuh Salak Malang) dan Bapak Dabari (selaku Ketua Kelompok Tani di Salak Malang) melakukan pemantauan terhadap kegiatan pertanian di Salak Malang. Selain itu, pemantauan juga dilakukan panitia dengan terjun langsung berhubungan dengan petani setempat secara berkala setiap minggu.

Survey tahap I - 2 Oktober 2016
(Dok. Pemas HIMA TKN 2016)
Survey tahap II - 9 Oktober 2016
(Dok. Pemas HIMA TKN 2016)
Survey tahap II - 9 Oktober 2016
(Dok. Pemas HIMA TKN 2016)














Pada pemantauan terakhir panitia (tanggal 2 dan 9 Oktober 2016) padi-padi sudah terlihat tumbuh memenuhi sebagian besar lahan persawahan milik warga. “Padi-padinya bisa dilihat sudah tumbuh semua juga.” ungkap Bapak Dabari saat ditemui tanggal 9 Oktober kemarin. 
Padi Inpari Sidenuk yang telah ditanam
(Dok. Pemas HIMA TKN 2016)
Bapak Dabari, Ketua Kelompok Tani Dusun Salak Malang
(Dok. Pemas HIMA TKN 2016)













Selain itu, petani-petani yang ditemui saat survey di sawah juga sangat berharap acara Pemas TKN 2016 di desa mereka ini dapat berjalan dengan lancar.
Petani desa Salak Malang, memberi pupuk untuk padi Sidenuk
(Dok. Pemas HIMA TKN 2016)
Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat akan terus kami pantau hingga acara puncak Desember mendatang, yaitu acara panen raya bersama warga setempat.
Ayo bergabung bersama kami untuk membangun Dukuh Salak Malang
(Dok. Pemas HIMA TKN 2016)
Ayoo…bergabung dengan kami dalam Pemas TKN 2016 pada acara puncak Desember 2016.Teman-teman juga dapat ikut berpartisipasi dengan ikut membantu mengumpulkan barang bekas layak pakai atau sumbangan sukarela… Hub. Arif Budiman (082285459863)

Komentar

Kabar Populer

Mengapa Suara Manusia Berbeda-beda?

HUKUM GOSIP, GHIBAH, FITNAH, INFOTAINMENT

KOTA TERBERSIH SEDUNIA