[Hari Pertama] Teknokimia Nuklir 2014 Melaksanakan Praktikum Kimia Radiasi di PAIR-BATAN Pasar Jum’at

HIMA TKN STTN-BATAN - Mahasiswa-mahasiswi jurusan Teknokimia Nuklir (TKN) Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir - Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN-BATAN) Yogyakarta angkatan 2014 melakukan kegiatan praktikum Kimia Radiasi di Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) BATAN Pasar Jum’at Jakarta Selatan.

Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, yaitu sejak Kamis (03/11) hingga Jum’at (04/11). Rombongan mahasiswa-mahasiswi didampingi oleh Kartini Megasari, S.ST, M.Eng selaku dosen pembimbing mata praktikum Kimia Radiasi dan Sugili Putra, S.T, M.Sc selaku Ketua Jurusan Teknokimia Nuklir STTN-BATAN Yogyakarta.

Perjalanan dimulai dari STTN-BATAN Yogyakarta pada Rabu (02/11) pukul 12.30 WIB. Para mahasiswa TKN 14 tiba ke Wisma Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) Serpong Tangerang Selatan pada Kamis (03/11) pukul 02.00 WIB, dengan menggunakan bus pariwisata. Setelah beristirahat dan mempersiapkan diri, rombongan melanjutkan perjalanan pukul 06.10 WIB dan tiba pukul 07.18 WIB di PAIR-BATAN Pasar Jum’at Jakarta Selatan.

Dr. Darmawan Darwis (kiri) dan Sugili Putra, S.T, M.Sc (kanan) saat pembukaan kegiatan praktikum Kimia Radiasi di PAIR-BATAN.
Kuliah aplikasi radiasi untuk pengawetan makanan oleh Dr. Rindy Panca Tanhindarto.


Setibanya di PAIR-BATAN Pasar Jum’at, rombongan menuju ruang pertemuan yang dipandu oleh Asih Natiastuti, BSc (PAIR-BATAN) untuk memulai serangkaian kegiatan praktikum selama dua hari ke depan, yang dibuka oleh Dr. Darmawan Darwis. “Mohon dimanfaatkan kesempatan ini, bertanya sebanyak-banyaknya kalau tidak mengerti, karena kalian ini sebagai penerus dari kita-kita, dari pak Sugili, dari saya, dan dari bu Ega (Kartini Megasari), supaya menjadi sumber berita atau sumber informasi yang juga tidak salah kepada masyarakat, kepada para pemangku kepentingan lainnya di luar dari BATAN,” pesan Dr. Darmawan Darwis untuk mahasiswa-mahasiswi TKN 2014 seraya membuka serangkaian kegiatan praktikum ini.

Tidak lupa, Sugili Putra, S.T, M.Sc selaku Ketua Jurusan Teknokimia Nuklir STTN-BATAN juga berpesan kepada mahasiswa-mahasiswi TKN 2014 dalam kata sambutan beliau. Beliau berpesan agar mahasiswa memanfaatkan kegiatan praktikum ini sebaik mungkin untuk memperoleh ilmu sebanyak-banyaknya, karena akan langsung bertemu dengan para ahli dalam bidangnya masing-masing terkait dengan aplikasi isotop dan radiasi. “Jadi, saya berharap Anda manfaatkan betul (kesempatan ini), supaya nanti kalau sudah lulus Anda bisa menjadi peneliti-peneliti teknologi aplikasi isotop dan radiasi, khususnya dalam kemudahan iradiasi,” tutur beliau.

(a)

(b)
Praktek organoleptik makanan hasil iradiasi, dibagi dalam dua subkelompok, yaitu (a) sebagai penguji dan (b) sebagai panelis.

Kegiatan dilanjutkan dengan tiga kuliah umum. Masing-masing kuliah umum membahas topik aplikasi isotop bidang proses radiasi dan kesehatan oleh Dr. Darmawan Darwis; pengenalan iradiator oleh Dr. Nada Marnada; aplikasi radiasi untuk pengawetan makanan oleh Dr. Rindy Panca Tanhindarto. Mahasiswa juga melakukan praktek organoleptik makanan hasil iradiasi yang dipandu oleh Cecep Muhammad Nur Cahya. Teknis pelaksanaan praktikum dibagi dalam tiga kelompok praktikan yang masing-masing kelompok terdiri dari dua sub kelompok, yaitu panelis (penilai makanan) dan penyaji, dan hasil praktek dibuat dalam bentuk kuesioner dengan menggunakan skala hedonik (kepuasan) dan skala angka. 

(a)

(b)
Kunjungan mahasiswa di fasilitas iradiasi, diantaranya (a) Iradiator IRKA serta (b) Iradiator IRPASENA.
Mahasiswa juga berkesempatan untuk mengenal produk-produk hasil iradiasi ramah lingkungan, produk-produk pendukung peternakan dan pertanian, serta kesehatan.
Kegiatan praktikum Kimia Radiasi di PAIR-BATAN pada hari Kamis (03/11) telah usai dan akan dilanjutkan pada hari Jum’at (04/11).

Kegiatan di penghujung acara hari ini diisi dengan mengunjungi fasilitas-fasilitas iradiator PAIR-BATAN diantaranya IRKA (Iradiator Karet Alam); IRPASENA (Iradiator Panorama Serba Guna); dan Iradiator Gamma (Gammacell), serta pengenalan beberapa hasil aplikasi iradiasi, baik dalam upaya mendukung gerakan ramah lingkungan, bidang kesehatan, bidang pertanian, dan bidang peternakan. (pupu)

Komentar

Kabar Populer

Mengapa Suara Manusia Berbeda-beda?

HUKUM GOSIP, GHIBAH, FITNAH, INFOTAINMENT

KOTA TERBERSIH SEDUNIA