Mengenal Lebih Dekat si Kashiwazaki-Kariwa


Mengenal Lebih Dekat si Kashiwazaki-Kariwa

Kashiwazaki-Kariwa adalah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir terbesar di Jepang, bahkan dunia. PLTN ini pada tahun 1996 merupakan reaktor pertama menggunakan sistem ABWR (Advanced Boiling Water Reactor), yang menggunakan Boiling Water Reactor generasi III. Reaktor ini berlokasi di pesisir pantai Jepang  dengan luas lahan 4,2 kilometer persegi (1.038 hektar). PLTN ini memiliki 7 reaktor yang dapat menghasilkan tenaga sebesar 8.212 MW yang digunakan untuk menerangi 16 juta rumah penduduk.
Jepang itu sendiri merupakan negara dengan tingkat kemajuan yang sangat pesat, mulai dari berbagai alat elektronik hingga industri otomotif yang namanya mendunia. Tentunya dibutuhkan pembangkit listrik bertenaga besar, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Seperti halnya semua pembangkit listrik di Jepang, Kashiwazaki-Kariwa dibangun dengan standar ketahanan gempa yang ketat. Mengingat Jepang merupakan salah satu negara yang berada pada wilayah Ring of Fire atau daerah yang sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi yang mengelilingi cekungan Samudra Pasifik. Namun, gempa bumi pada Juli 2007 menyebabkan PLTN tersebut mengeluarkan zat radioaktif ke udara dan air. Gempa sebesar 6,8 skala richter, telah menewaskan 11 orang, 1.000 orang terluka, dan menghancurkan 300 bangunan. PLTN yang telah beroperasi sejak tahun 1985 ini, ditutup sampai pemeriksaan keamanan setelah gempa selesai. PLTN Kashiwazaki-Kariwa beroperasi kembali pada Mei 2009. Meskipun kecelakaan yang terjadi terbiang parah, pada bulan Agustus 2007 para penyelidik dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) melakukan inspeksi empat hari (6-10 Agustus) di lokasi tersebut. Mereka menyimpulkan bahwa tindakan keselamatan instalasi dilakukan dengan baik selama gempa dan kerusakan lingkungan yang terjadi terkontrol dengan cukup baik. Sebelumnya, Pada Oktober 2004, gempa bumi berkekuatan 6,9 skala richter juga pernah menghantam Prefektur Niigata, menewaskan 40 orang dan merusak 6.000 rumah. Namun, Kashiwazaki-Kariwa dapat bertahan dengan baik. Semua reaktor tetap bekerja seperti biasa selama gempa.
Melalui serangkaian kejadian yang dialami PLTN terbesar di dunia ini, dapat dikatakan bahwa agensi energi nuklir dunia memiliki regulasi dan keamanan yang sangatlah ketat dalam pemanfaatan energy nuklir. Dampak kecelakaan nuklir yang dihasilkan ditekan seminimal mungkin agar dapat dicapainya asas optimisasi, dimana nilai manfaat yang dihasilkan dari nuklir lebih besar dibandingkan dengan tingkat bahayanya. Pada mula pemngoperasian kembali sempat ditetang oleh masyarakat Jepang, namun kemampuan Tokyo Electric Power Company (TEPCO) dan segenap pemerintahan Jepang berhasil meyakinkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap tenaga nuklir.

Gambar 1. PLTN Kashiwazaki-Kariwa


Sumber :
https://www.power-technology.com/projects/kashiwazaki/
https://en.wikipedia.org/wiki/Kashiwazaki-Kariwa_Nuclear_Power_Plant

Komentar

Kabar Populer

Mengapa Suara Manusia Berbeda-beda?

HUKUM GOSIP, GHIBAH, FITNAH, INFOTAINMENT

KOTA TERBERSIH SEDUNIA